Sunday, January 26, 2014

Sambel goreng kentang ati ampela

Resep Sambel Terasi ala Bu Um

Bu Um siapa sih? ... Bu Um itu nama panggilan ibuku. Nama ibuku lengkapnya Sri Umami. Uniknya beda dengan semua adik-adik & kakak beliau semua keponakan manggil beliau dengan awalan "Bu", bukan bude atau bule, jadi dipanggilnya Bu Um. Keunikan ini juga kemudian diterusin ke aku, panggilan keponakanku ke aku jadinya "Bu Wik", bukan bule ataupun tante ...

Sedikit cerita nama blog ini Dewi-Sri adalah gabungan namaku & nama ibuku, karena resep-resepnya berasal dari kami berdua. Untuk area persambelan, itu area ibuku. Dari dulu, aku paling males bikin-bikin sambel..... tepatnya mualeesss banget. Karena, emang sebenernya ngga suka yang namanya ngulek-ngulek pake cobek, pegel!!

Tapi versi sambel terasi ini adalah "improve version" alias resep yang telah mengalami perubahan-perubahan sehingga bisa dibuat dengan lebih mudah, cielaaaaah .......

Kembali ke acara ngulek-mengulek, hari gini masih ngulek .... ya itulah, namanya sambel udah ngga bisa "cheating", harus diulek, ngga bisa masuk blender trus ngguuuuuung dialusin. Pertama karena, ngga boleh ada cairan yang ditambahkan, beda sama bumbu sayur yang bisa ditambah air atau minyak jadi bisa diblender. Kedua, teksturnya jadi kelewat halus kalaupun bisa diblender.
Karena itulah ibuku kemudian menemukan cara agar mudah diulek bahan-bahan sambel ini harus dimatengin dulu bisa digoreng atau direbus. Berhubung mau bikin sambel terasi yang ngga berminyak maka kali ini bahan-bahannya direbus.

Capcussss langsung aja, berikut resep sambel terasinya .....

Bahan:
50 gram cabe merah keriting
6 siung bawang merah
5 cabe rawit hijau
5 cabe rawit merah
1/2 buah tomat matang ukuran sedang
Gula secukupnya
Terasi berkualitas baik sesuai selera
Garam apabila diperlukan

Cara membuat:
  1. Masukkan semua bahan kecuali gula & terasi ke dalam panci, beri air, sampai semua terendam, tutup kemudian rebus kira-kira 10 menit sampai semua bahan lunak.
  2. Haluskan bahan-bahan yang telah direbus tadi dengan ulekan tambahkan terasi & gula, serta garam apabila perlu. Paling mudah diawali dengan cabe, karena kulit cabe paling keras diantara bahan yang lain, dibantu dengan sedikit gula, biar tambah mudah nguleknya.
  3. Ulek semua bahan sesuai dengan tekstur yang diinginkan, sesekali diiicip yah, biar  bisa sesuai selera asin, pedes & manisnya.
  4. Masukkan ke dalam toples bekas selai yang sudah dibersihkan. Awet didalam lemari es 5-6 hari.
*kunci penting dari enak ngganya sambal ini, salah satunya adalah menggunakan terasi berkualitas baik. Jadi pastikan terasinya yang bagus yah......


Resep Perkedel Kentang

Perkedel alias bergedel kentang, kayaknya lauk kesukaan banyak orang. Lauk yang cocok dengan banyak sayur. Sayor sop, sayur daun singkong, bahkan bisa nemenin makan rendang juga ataupun nasi kuning. Mungkin juga cocok ngga cocok, karena enak ya jadi cocok-cocok aja.

Kali ini bikin perkedel kentang sebenarnya dalam rangka ngabisin kornet yang kira-kira ada 1/3 kaleng kecil. Sayang khan kalo ngga dimanfaatkan, padahal harganya khan lumayan mahal juga sekarang. Terus juga perkedel kentang ini termasuk makanan yang cocok untuk disimpan, cucok lah wiken gini masak perkedel kentang, buat lauk bekel ke kantor besok-besok hari.

Perkedel kentang, tentu bahannya dimulai dari kentang donk ;). Kalo di Indonesia secara umum ya kentangnya ngga terlalu bisa milih-milih, ya yang ada di pasar pada umumnya aja, atau di tukang sayur, ngga ada varian tertentu. Tapi pilih kentang yang gede-gede, karena akan dikupas. Kalo kecil maka akan banyak yang kebuang akibat pengupasan hehhehe, intinya ngga mau rugi. Setelah dikupas cuci bersih, potong-potong kemudian digoreng. Mungkin banyak orang yang merasa kenapa kentang untuk perkedel digoreng kenapa ngga direbus atau dikukus?? sebenernya proses pengorengan ini berguna bukan hanya supaya kentang matang & gampang dihaluskan, tapi juga untuk mengurangi kadar air sehingga adonan perkedel nantinya gampang dibentuk ngga terlalu lembek.

Kalau masih ngeyel kentangnya mau direbus atau dikukus, tenang aja! Misalkan ngadepin adonan perkedel yang lembek maka bisa diselamatkan dengan ditambahkan tepung terigu atau tepung kentang. Praktisnya tepung kentang itu, kalau dijual di mini/supermarket akan menyamar sebagai "mashed potato" instant. Aku sendiri prefer penyelamatan dengan tepung kentang kalau misalkan terjadi, tentu pilih yang rasanya paling plain. Aku ngga ngeyel koq tapinya ... hahahaha.

Mari kita lanjut ke resepnya .....

Bahan:
700 gram kentang
 1/3 kaleng kecil kornet sapi
 2 butir telur, pisahkan putih & kuningnya. 

Bumbu:
1 sendok makan munjung bawang goreng, hancurkan.
1 siung kecil bawang putih, haluskan (lebih oke lagi kalao pake bawang putih goreng)
garam secukupnnya  
merica secukupnya

Cara membuat:
  1. Kupas kentang, cuci bersih potong kemudian goreng dalam minyak panas & banyak sampai kecoklatan.
  2. Angkat & segera haluskan selagi panas. Apabila kentang dingin akan lebih sulit dihaluskan.
  3. Masukkan kornet & bumbu. Hati-hati untuk garamnya karena kornet sudah ada garamnya. Aduk rata.
  4. Kalau mau langsung digoreng, maka adonan bisa dicampurkan dengan kuning telur. Bulatkan kemudian gulingkan dalam putih telur yang sudah dikocok lepas.
  5. Kalau mau disimpan maka tidak udah dimasukkan dulu telurnya.


Gudeg Jogja dengan Slow Cooker

First post sebenarnya pengen pilih resep yang gampang, tapi kebetulan memang kemarin yang dimasak gudeg jogja ini. Kemarin itu sebenarnya adalah kedua kali bikin gudeg jogja, tapi pertama kali bikin dengan bumbu & bahan yang lengkap ... ngga pake korupsi sana-sini, walaupun ada miss nya dikit karena ngga pake gula merah yang item dari gula aren tapi pake gula merah biasa, karena pengen ngabisin bahan-bahan yang udah lama ngendon di kulkas & di lemari-lemari dapur. Maksudnya, sekali tepuk, dua nyamuk gitchuuu...... hehehe.

Gudeg ini adalah salah satu makan yang cara masaknya dengan slow cooking alias pemasakan dengan suhu tidak terlalu tinggi & perlu waktu yang lama. Aku sendiri untuk urusan slow cooking ngga pernah make yang namanya kompor, karena males berpikir api nyala terus selama berjam-jam. Kecuali kalo slow cooking yang cuma 1-2 jam, bolehlah pake kompor. Gudeg ini masaknya 10 jam booww, jadi mending semua bahan dimasukin ke slow cooker trus tak tinggal tidur atau aktivitas yang lain. Tapi untuk temen-temen yang ngga punya slow cooker bisa juga pake panci yang tebel & dimasak di atas kompor dengan api kecil, lebih oke lagi kalau punya panji dari tanah liat alias kendil. Untuk yang pake kompor sih aku rasa waktu pemasakannya mungkin bisa jadi lebih singkat, kira-kira ya 5-6 jam aja, ati-ati sering diliat karena api kompor suka ngga sengaja besar sendiri & jadi gosong bagian bawahnya.

Yukk langsung ke resepnya aja......

Bahan:
1 kg nangka muda, aku ngga bener ningbang sig. tapi kira-kira 1/2 buah nangka. Buang jantung & matanya. potong kecil-kecil
6 butir telur ayam/bebek rebus (boleh lebih)
1/4 kg ceker ayam (boleh lebih)

Bahan cair:
2,5 gelas belimbing santan sangat encer
1,5 gelas belimbing air rebusan kulit bawang (ganti air biasa kalau ngga ada)
1    gelas belimbing air kelapa (ganti air + 1 sdm cuka kalau ngga ada)

* untuk bahan cair, silahkan diutak-atik yang penting semua bagian nangka muda harus kerendam. Kebetulan slowcooker-ku tipenya yang dalam (tinggi pot lebih panjang daripada diameternya). Mungkin yang punya slowcooker tipe lebar, kebutuhan cairannya bisa beda)

slowcooker lebar kira-kira gambarnya seperti ini:









Bumbu halus:
13-14 siung bawang merah
4 siung bawang putih
10 butir kemiri
1 sendok teh ketumbar (kalau pake yang bubuk kira-kira 1,2 sendok teh)
1 sendok makan garam

* Tips menghaluskan bumbu pake ulekan, mulailah dengan garam & ketumbar, karena ada garam ketumbarnya jadi ngga lari-lari. setelah ketumbar halus baru masukkan bergantian bawang merah, putih & kemiri.

Bumbu rempah:
1 jempol lengkuas keprek
7 lembar daun salam sobek sedikit
3 lembar daun jeruk sobek sedikit
2 batang sereh keprek (1 aja kalau dapet batang sereh yang gendut-gendut)

bahan tambahan:
3 balok gula merah biasa (2 aja kalau pake gula merah aren yang hitam)
3 bungkus teh celup.

Cara membuat:
  1. Ambil pot untuk slow cooker. Taruh sebagai alas paling bawah bagian pot : daun salam, daun jeruk, sereh & langkuas, diikuti selanjutnya dengan gulala merah yang sudah sedikit dipotong kecil.
  2. Masukkan ke dalam pot semua nangka muda, diikuti bumbu halus & semua bahan cair.
  3. Nyalakan slow cooker dengang setting high, tutup rapat. Tunggu selama 3 jam. Sampai nangka muda agak lunak.
  4. Setelah 3 jam masukkan telur & ceker di bagian paling atas. Tekan-tekan agar semua kerendam kuah. Tutup rapat, tunggu 2 jam.
  5. Setelah 2 jam, longgarkan tutup slow cooker. Tujuannya agar air cepat menguap. Diamkan selama 5 jam. Sambil sesekali dicek.
  6. Beginilah penampakan setelah 10 jam dalam slowcooker.
  7. Kelemahan slow cooker ini adalah gudeg ngga bisa kering-kering banget, jadi pindahkan ke dalam pan terus dimasak lagi di atas kompor sampai kekeringan yang diinginkan.
Taraaaaaaa ..... gudeg siap dinikmati bareng sambel krecek & kerupuk putih ......




Bagaimana, mudah bukan membuatnya.... ?